Warga Marunda Ancam Gugat KCN Jika Tak Ada Solusi Polusi Abu Batu Bara

Warga Marunda Ancam Gugat KCN
Foto : Detik.com

Tudepoin.com – Warga masyarakat rusunawa marunda akan melakukan gugatan hukum terkait pencemaran serta polusi abu batu bara, Jakarta Utara.

Diketahui, Jalur Hukum ini akan ditempuh jika dalam waktu dua minggu pemerintah tak kunjung membenahi masalah polusi batu bara di Marunda.

Serta jika Langkah ini tidak ada iktikad baik dari pihak PT Karya Citra Nusantara (KCN).

“Kita akan menempuh jalur hukum. Kita sudah berkoordinasi dengan LBH Jakarta juga akan ada pendampingan hukum. Kami akan melakukan gugatan hukum, dan kita akan selalu berkonsultasi dengan LBH Jakarta,” kata Ketua Forum Masyarakat Rusunawa Marunda (F-MRM), Didi Suwandi, di Patung Kuda, Senin (28/3/2022).

“Jadi kita sampaikan dulu tuntutan kita tindak lanjutnya seperti apa kepada pemerintah. Kita maunya KCN benahi itu, kalau misal pemerintah tidak merespons, kita langsung tindak KCN (jalur hukum),” lanjutnya.

Penyampaian tersebut telah disuarakan oleh para massa ketika bertemu dengan perwakilan Istana Presiden, serta mereka memberikan surat terbuka terkait tuntutan aksi mereka hari ini. Audiensi dimulai pukul 15.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

“Kami sudah memberikan batas waktu, agar dalam waktu dekat ini, ada keputusan. Kita minta satu minggu dua minggu sudah ada keputusan yang baik untuk permasalahan di Marunda terkait pencemaran debu batu bara,” katanya.

“Tadi kita sudah bersurat dan dari arahan, itulah birokrasi Indonesia, mereka akan mencoba memberikan surat kepada Presiden,” kata dia.

Berbagai warga Marunda yang menjadi korban mengatakan telah mengalami ulkus kornea yang diduga akibat abu batu bara yang telah bertambah menjadi tiga orang.

Diketahui kondisi mereka yang Salah satunya seorang anak di sana yang harus menjalani operasi transplantasi mata akibat debu batu bara.

“Dua warga kami, adinda Bayu (16) dan adinda Syifa (8) mengalami atau didiagnosa ulkus kornea. Sama seperti Rayhan yang bola matanya diganti,” kata Didi.

“Debunya ini kami meyakini debu batu bara. Karena kalau debu biasa tidak seperti itu. Sehingga terbakar korneanya karena kan panas,” tambahnya.

Pada pukul 16.13 WIB massa aksi F-MRM mulai membubarkan diri dari Patung Kuda setelah melakukan audiensi.

Mereka membubarkan diri ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan. Serta, Lalu lintas terpantau ramai lancar. Kawat berduri yang sebelumnya terpasang pun sudah di lepas.

Sebaliknya, Jalan Medan Merdeka Barat arah Thamrin terpantau masih ditutup karena masih ada massa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menggelar aksi di Patung Kuda.

Sumber : Detik