Wacana Pemindahan Ibukota Kembali Bergulir

Wacana Pemindahan Ibukota Kembali Bergulir

TUDEPOIN.COM – Setelah sempat meredup, wacana pemindahan Ibukota dan pusat pemerintahan dari Jakarta kembali bergulir. Wacana ini menjadi pembicaraan serius antara Presiden SBY dengan Rektor Intitut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka, dan jajarannya dalam pertemuan yang berlangsung kemarin.

Menurut juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha, pertemuan memang membahas wacana itu. Termasuk di antaranya kemungkinan memindahkan pusat pemerintah ke wilayah lain.

“Tadi membahas wacana pengembangan Ibukota Jakarta. Presiden menekankan keinginan beliau mewujudkan the greater Jakarta,” jelasnya.

Untuk mengembangkan Ibukota Jakarta ini, lanjutnya, tidak terlepas dari wilayah lain seperti Purwakarta, Sukabumi dan daerah sekitarnya. Pemerintah ingin mengembangkan Jakarta. “Ibukota tetap di Jakarta, sedangkan pusat pemerintah bisa saja berpindah atau didirikan di daerah lain.”

Baca Juga:  Live Upacara Hari Lahir Pancasila 2022

Presiden mendeskripsikan akan ada proses pembangunan lain, namun pusat pemerintah berada di satu daerah seperti Sydney dan Canberra atau Putra Jaya dan Kuala Lumpur.

OPSI LAIN

Opsi lain yang bisa dilakukan adalah memindahkan Ibukota Jakarta ke propinsi lain. Sudah ada beberapa daerah yang diwacanakan siap menjadi Ibukota.

Namun, Julian mengaku sampai sekarang pemerintah belum mengambil keputusan. “Masih butuh waktu,” ucapnya.

Selain membicarakan masalah pemindahan Ibukota dan pemindahan pusat pemerintah, Rektor ITB juga melapor tentang telah dibentuknya pusat penelitian gempa dan membuka program pascasarjana mengenai kegempaan.

Baca Juga:  Polisi Pastikan Teroris DPO MIT Tersisa Satu Orang

Sementara itu, menanggapi wacana pemindahan ibukota Gubernur DKI, Fauzi Bowo, menyatakan kebijakan itu berada di tangan pemerintah pusat.“Keputusan pemindahan ibukota ada di tangan pusat. Saya tidak ingin memberikan komentar sebab tugas saya di Jakarta,” ujar Fauzi.