Viral! Kakek Kerja Dibayar Uang Mainan

Kakek dibayar uang mainan

TUDEPOIN.COM – Viral seorang kakek kerja sebagai tebang perkebunan tebu di Tulang Bawang Barat, Lampung, yang upahnya hanya dibayar dengan uang mainan.

Salah satu pengguna sosial media merekam seorang kakek yang tampak sedang hendak bertransaksi untuk membeli daging

Sang kakek membawa uang berupa 4 lembar pecahan 100 ribu dan tiga lembar pecahan 50 ribu. Namun digubris oleh pedagang lantaran uang yang akan dibelanjakan merupakan uang mainan.

Dalam lanjutanya video korban terlihat bingung dan kecewa karena uangnya tak laku lantas dikerumuni warga saat memperlihatkan uang upahnya.

Baca Juga:  Kang Emil dan Keluarga Sudah Ikhlaskan Eril, MUI Jabar Serukan Shalat Ghaib

Diketahui Uang tersebut diterima dari hasil bekerja sebagai kuli tebang tebu di sebuah perkebunan tebu di wilayah Tulang Bawang.

Sejumlah warga setempat menanyakan asal muasal kakek tersebut mendapatkan uang mainan tersebut.

Sang kakek bernama Sunardi berusia 73 tahun itu sempat menjelaskan mendapat upah dari ‘GM’ perkebunan tebu tempat ia bekerja.

Diketahui peristiwa yang geger tersebut terjadi di wilayah Tulang Bawang Barat, Hingga kini belum ada informasi lebih lanjut mengenai peristiwa itu.

Banyak warganet yang menyayangkan hal itu terjadi dimana sang kakek telah bekerja namun hanya di berikan yang mainan.

Baca Juga:  Will Smith Dilarang Tampil di Oscar Selama 10 Tahun

“Sedih kali ya ampun karna kasihan liat bapak” yg digaji pake uang mainan,tega bgt si yg ngasih” Cuit salah satu pengguna twitter.

Dikutip dari humas.polri.go.id berdasarkan pengakuan si kakek pada 16 Juni 2022, pihaknya dan Sunardi coba mendatangi mandor yang memberi upah.

Humas Polres Tulang Bawang Barat, Ipda Maramis juga membenarkan bahwa kejadian telah terjadi di wilayahnya.

Kelanjutan dari masalah Kakek Kerja Dibayar Uang Mainan, Sang mandor menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang mengantongi uang mainan milik anaknya.

Sang mandor juga meminta maaf, dan langsung mengganti uang mainan tersebut dengan uang asli setelah 2 hari dan didatangi kembali oleh korban.