Berita  

Bacaan Doa Malam 1 Suro 2022 Tanggal 1 Muharram 1444 H yang jatuh Pada hari Sabtu 30 Juli 2022.

TUDEPOIN.COM – Muslim disarankan untuk membaca doa 1 Suro 2022 sepanjang malam 1 Muharram 1444 H sebagai bagian dari doa malam. Perlu diketahui bahwa 1 Suro 2022 bertepatan dengan 1 Muharram 1444 H yang jatuh pada hari Sabtu 30 Juli 2022.

Umat muslim dianjurkan untuk membaca doa ini bertujuan meminta perlindungan dan pertolongan Allah SWT.

Malam 1 Suro sering disebut sebagai malam terbukanya pintu-pintu alam gaib. Komunitas Islam di Jawa menganggap hal ini benar. Karena keyakinan ini, masyarakat Muslim Jawa sering mengikuti sejumlah upacara mistik pada malam 1 Suro.

Baca Juga:  YTMP3, Berikut Cara Download Video YouTube ke MP3 Tanpa Aplikasi

inilah bacaan doa malam 1 Suro 2022 lengkap ada teks arab, latin dan artinya:

بِسمِ اللهِ الرحمَنِ الرَحِيمِ. وَصَلى اللهُ عَلىَ سَيدِنَا مُحَمدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ وَسَلم .اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Bismillahirrahmanirrahim. Wa shallallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallim. Allahumma antal abadiyyul qadim, wa ‘ala fadhlikal ‘adzim wa karimi juudikal mu’awwal. Wa hadza ‘aamun jadi qad aqbala. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa awliya’ihi, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsi al-ammarati bis suu’i, wal isytighal bima yuqarribuni ilayka zulfa ya dzal jalali wal ikram.

Baca Juga:  PayPal mulai tertarik untuk membeli Pinterest seharga $45 miliar

“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Dan atas karunia-Mu yang besar dan mulia kemurahan-Mu, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun meminta tolong-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku meminta aktivitas keseharian yang mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”