Berita  

Pengembangan Ibu Kota Baru Indonesia Korea Menginvestasikan Lebih dari 6 Miliar USD

TUDEPOIN.COM – Korea telah setuju untuk menginvestasikan total 6,37 miliar USD untuk mendukung pengembangan ibu kota baru Indonesia (IKN) Nusantara.

Berbicara pada konferensi pers di Korea dalam rangka kunjungannya ke negara itu pada 29 Juli, Presiden Joko Widodo menyambut baik dukungan Korea Selatan dalam kerjasama pengembangan ibu kota baru Indonesia dan mengatakan investasi tersebut akan menarik lebih dari 58.000 karyawan.

Pada kunjungan ini, kedua pemimpin Indonesia dan Korea menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama investasi antara PT Krakatau Steel, Kementerian Investasi Indonesia dan POSCO Group of Korea.

Baca Juga:  Radeon RX 6600 XT ROG STRIX Keluaran ASUS

Krakatau Steel dan POSCO telah sepakat untuk berinvestasi dalam perluasan produksi baja, produksi kendaraan listrik dan pengembangan IKN Nusantara dengan nilai sekitar $3,5 miliar.

Pemerintah Korea juga menyepakati kerjasama pembangunan instalasi pengolahan air limbah untuk IKN Nusantara.

Mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan resmi ke Korea adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Dikatakannya, sebelumnya Korea telah sepakat untuk bekerjasama dalam pembangunan Nusantara dalam empat bentuk khusus di bidang infrastruktur. Pertama, Kementerian Lingkungan Hidup Korea akan membantu membangun sistem penjernihan air dengan kapasitas 300 liter per detik.

Baca Juga:  Klasemen Medali SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Selanjutnya akan membangun instalasi pengolahan air limbah di IKN Nusantara; membangun smart village di IKN Nusantara yang terdiri dari 100 perumahan, mulai tahun 2023. Setelah itu, Korea akan membantu Indonesia membangun terowongan yang menghubungkan IKN Nusantara dan Balikpapan, berdasarkan konsep “city in the forest”. Proyek ini juga akan mulai dilaksanakan pada tahun 2023.