Contoh Soal Jurnal Umum Dan Cara Penyelesaianya

Berikut ini Contoh Soal Jurnal Umum Dan Cara Penyelesaianya Saat terjadinya transaksi pada perusahaan. Jika saat pembuatan bukti berbeda dengan terjadinya transaksi, bukti jurnal tetap diberi menurut tanggal kuitansi. Bukti jurnal harus diberi nomor urut, dapat memudahkan dalam penyimpanan dan pencariannya di kemudian hari. Proses pencatatan transaksi ke dalam jurnal disebut penjurnalan, yang diterapkan untuk jurnal umum adalah sebagai berikut :

  • Setiap halaman jurnal diberi nomor urut untuk referensi.
  • Tahun dicantumkan sekali saja pada baris paling atas dari kolom “Tanggal” di setiap halaman jurnal, kecuali bila dalam halaman tersebut tahunnya berubah.
  • Bulan dicantumkan sekali saja pada garis pertama sesudah tahun dalam kolom tanggal disetiap halaman kecuali dalam halaman tersebut bulannya berubah.
  • Tanggal dicantumkan sekali saja pada kolom tanggal untuk setiap hari, tanpa memandang jumlah transaksi yang ada pada hari itu. Tanggal yang dicatat adalah tanggal terjadinya transaksi, bukan tanggal dicatatnya tra dalam jurnal.
  • Nama perkiraan yang didebet dicantumkan pada tepi paling kiri dalam kolo keterangan, nilai uangnya dicatat dalam kolom debet.
  • Nama perkiraan yang dikredit dicantumkan dibawah agak ke kanan da perkiraan yang didebet, nilai uangnya dicatat dikolom kredit

Berikut ini contoh pencatatan dalam jurnal umum untuk transaksi yang terjadi selama bulan Mei tahun 2006 di perusahaan MAMAT TAILOR

1 Mei: Tn. MAMAT menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “MAMAT TAILOR” sebagai usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,- Analisis transaksi :

= Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
= Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)

TanggalNama AkunRefresiDebetKredit
1 MeiKas4.000.000
Modal4.000.000

2 Mei: Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan.
transaksi :

= Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
= Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)

TanggalNama AkunRefresiDebetKredit
2 MeiSewa Bayar Di Muka1.200.000
Kas1.200.000

10 Mei: Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung
pembayarannya. Analisis transaksi :

= Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 300.000,- (Debet)
= Pendapatan Jasa bertambah Rp 300.000,- (Kredit)

TanggalNama AkunRefresiDebetKredit
10 MeiKas300.000
Pendapatan Jasa300.000

19 Mei: Dibayar ke Toko Sekawan Rp 800.000,- atas pembelian peralatan jahit tanggal 12 Mei.
transaksi :

= Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) berkurang Rp 800.000,- (Debet)
= Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)

TanggalNama AkunRefresiDebetKredit
19 MeiUtang Usaha800.000
Kas800.000

20 Mei: Dibayar gaji pegawai untuk 2 minggu kerja Rp 200.000,-

= Beban Gaji bertambah Rp 200.000,- (Debet)
= Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 200.000,- (Kredit)

TanggalNama AkunRefresiDebetKredit
20 MeiBeban Gaji200.000
Kas200.000

22 Mei: Tn. Ali mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi Rp 400.000,-

= Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 400.000,- (Kredit)
= Pengambilan pemilik (Prive) bertambah Rp 400.000,- (Debet)

TanggalNama AkunRefresiDebetKredit
22 MeiPrive400.000
Kas400.000

Bentuk Jurnal Umum

TanggalNama AkunRefrensiDebetKredit
12345

Sebelum bukti transaksi keuangan dicatat dalam jurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis untuk menentukan pengaruhnya terhadap akun-akun di perusahaan. Pola pencatatan transaksi dalam jurnal diatur dalam sebuah mekanisme Debet dan Kredit. Pengertian Debet dalam Akuntansi menunjukan sisi sebelah kiri dan Kredit menunjukan sebelah kanan. Mekanisme Debet dan terlihat dalam tabel sebagai berikut :

BertambahBerkurang
HartaDebetKredit
UtangKreditDebet
ModalKreditDebet
PendapatanKreditDebet
BebanDebetKredit

 

Contoh pengisian jurnal umum :

Untuk memperjelas ikuti uraian berikut : Selama bulan Oktober 2008 dari haan “Binatu Baru” diperoleh keterangan seperti di bawah ini:

1 Okt 2008 Fadil memulai usaha binatu dengan modal berupa uang tunai seb 20.000.000

3 Okt 2008 Membeli peralatan binatu secara kredit dari Toko Bintang El 3.000.000

5 Okt 2008 Membeli peralatan secara tunai sebesar Rp 1.500.000

8 Okt 2008 Membayar sebagian utang pada Toko Bintang Elect Rp 1.200.00

21 Okt 2008 Menerima hasil cucian Rp 580.000,00 tunai dan Rp 400. merupakan tagihan kepada Ali

31 Okt 2008 Biaya-biaya untuk bulan Oktober antara lain

  • Beban upah Rp 80.000
  • Beban sewa Rp 100.000
  • Beban listrik Rp 80.000,

31 Okt 2008 Menerima pembayaran dari Ali Rp 400.000

Jurnal Umum

Penjelasan Kolom Kolom Jurnal

Jurnal Umum

TanggalNo BuktiKeteranganRefDebetKredit
  1. Kolom tanggal diisi tanggal, bulan dan tahun.
  2. Kolom No. bukti diisi nomor bukti transaksi.
  3. Kolom Keterangan diisi nama perkiraan atau akun yang dituju.
  4. KolomRef (referensi) diisi nomor kode akun.
  5. Kolom Debet diisi jumlah atau nilai perkiraan yang akan diisi di debet. Kolom Kredit diisi jumlah atau nilai perkiraan yang dikredit.

Fungsi Jurnal

Fungsi jurnal umum sebagai berikut :
Mencatat/record : mencatat semua transaksi dan kejadian peristiwa yang mengakibatkan perubahan posisi harta,utang dan modal.

Pengertian Buku Besar

Buku besar adalah himpunan rekening-rekening yang berhubungan yang menggambarkan pengaruh transaksi perubahan harta, utang dan modal. Pemindah bukuan semua pos jurnal ke buku besar atau disebut posting. Nama akun yang di pada ayat-ayat jurnal harus sama dengan nama akun di buku posting.

Contoh jurnal dan buku besar untuk perusahaan yang beroperasi lebih dari satu periode akuntansi.
Saldo berbagai akun pada tanggal 1 Desember 2011 dan bukti transaksi selama bulan Desember pada Salon “Jessica”.

 

Itulah informasi mengenai jurnal umum pada artikel ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang cara dan pemanfaatan jurnal umum dalam mencatat transaksi perusahaan jasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.