7 Bidang Dalam Tujuan Jangka Panjang

7 Bidang Dalam Tujuan Jangka Panjang
7 Bidang Dalam Tujuan Jangka Panjang

Tujuan jangka panjang merupakan pernyataan dari hasil yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan dalam setiap periode tertentu yang biasanya dihitung dari tiga hingga lima tahun. Untuk mencapai kemakmuran jangka panjang, para perencana strategis umumnya menetapkan tujuan jangka panjang dalam 7 bidang.

Berikut ini beberapa penjelasan 7 bidang tersebut berserta penjelasan tujuan jangka panjang. Ingin tahu apa aja yang termasuk dalam 7 bidang dalam tujuan jangka panjang? Yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Profitabilitas

Kemampuan dari suatu perusahaan untuk beroperasi dalam jangka panjang bergantung pada perolehan tingkat laba yang memadai. Perusahaan yang dikelola secara strategis pada umumnya memiliki tujuan laba yang memadai, biasanya dinyatakan dalam bentuk laba per saham atau tingkat pengembalian atas ekuitas.

2.Produktivitas

Perusahaan yang dapat memperbaiki hubungan input- output pada umumnya dapat meningkatkan profitabilitas. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan hampir selalu menyatakan suatu tujuan produktivitas. Tujuan produktivitas yang umum digunakan adalah jumlah barang yang diproduksi atau jumlah jasa yang diberikan per unit input. Namun, tujuan produktivitas kadang kala dinyatakan dalam bentuk penurunan biaya yang diinginkan.

3. Posisi Kompetitif 

Salah satu ukuran keberhasilan suatu perusahaan adalah dominasi relatifnya di pasar. Seringkali penjualan total atau pangsa pasar dijadikan sebagai ukuran posisi kompetitif perusahaan. Maka dari itu tujuan yang berkaitan dengan posisi kompetitif dapat mengindikasikan prioritas jangka panjang perusahaan.

4. Pengembangan Karyawan 

Karyawan menghargai pendidikan dan pelatihan sebagian karena hal tersebut mengarah pada kompensasi dan jaminan kerja yang lebih tinggi. Hal ini sering kali meningkatkan produktivitas dan mengurangi perputaran karyawan. Oleh karena itu para pembuat keputusan strategis sering kali memasukkan tujuan pengembangan karyawan dalam rencana jangka panjangnya

5. Hubungan dengan Karyawan

Para manajer strategis yakin produktivitas berhubungan dengan loyalitas karyawan dan apresiasi atas perhatian manajer terhadap kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu mereka menetapkan tujuan untuk memperbaiki hubungan dengan karyawan. Beberapa tujuan mencakup program keselamatan kerja, perwakilan pekerja dalam komitmen dan rencana kompensasi berbasis saham

6. Kepemimpinan teknologi

Perusahaan harus memutuskan apakah akan menjadi pemimpin atau hanya menjadi pengikut di pasar. Oleh karena itu, banyak perusahaan menyatakan suatu tujuan berkaitan dengan kepemimpinan teknologi

7. Tanggung Jawab kepada Masyarakat

Para manajer harus memahami tanggung jawab mereka terhadap pelanggan dan masyarakat secara umum. Oleh karena itu, perusahaan mungkin harus menetapkan tujuan untuk kontribusi sosial dan pendidikan, pelatihan kaum minoritas, aktivitas publik atau politik, kesejahteraan masyarakat, atau revitalisasi kota.

Perusahaan itu bukan hanya bekerja untuk mengembangkan reputasi sebagai produsen dari produk dan jasa dengan harga yang layak melainkan juga menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Nah, itulah beberapa penjelasan bidang tujuan jangka panjang yang harus kamu ketahui. Semoga bisa membantu kalian semua dalam belajar manajemen strategis.