Contoh Soal Activity Based Costing Dan Cara Penyelesaianya

  • Share
20211104 094300

Metode ABC (Activity Based Costing) adalah metode yang sering diterapkan oleh manajemen keuangan yang merupakan alternatif lain terhadap metode pembiayaan tradisional atas biaya overhead. Konsep ini muncul karena dianggap metode tradisional tidak tepat dalam mengalokasikan biaya overhead ke produksi hanya dengan mengandalkan dasar bahan langsung, upah langsung ataupun unit produksi saja. Menurut konsep ini pembebanan seperti itu tidak adil dan akan dapat memberikan informasi keliru dalam pemberian informasi mengenai biaya produksi, oleh karena itu ABC menawarkan agar pembebanan overhead ini juga didasarkan pada presentase proporsional kepada biaya lain atau kepada produk.

Contoh Soal Activity Based Costing Dan Cara Penyelesaianya

Penentuan Harga Jual Roti Tawar dan Roti Manis Oleh Thania Bakery

Data yang diperoleh dari Thania Bakery untuk tahun 2018, Thania Bakery memproduksi roti tawar sebanyak
144.000 unit per tahunnya dan roti manis sebanyak 252.000 unit. Adapun harga jual untuk roti tawar Rp. 9.000/unit dan untuk roti manis Rp. 5.500/unit.

Biaya Bahan Baku

Biaya Bahan Baku

 

Biaya Tenaga Kerja

biaya tenaga kerja

 

 

Biaya Overhead Pabrik

No

Keterangan Jumlah
1. Biaya         bahan

penolong

Rp

181.260.000

 

2.

Biaya        tenaga

kerja            tidak langsung

Rp 36.000.000
3. Biaya         bahan

bakar

Rp

101.520.000

4. Biaya listrik Rp    8.400.000
5. Biaya telepon Rp    4.800.000
 

6.

Biaya penyusutan

bangunan

 

Rp    5.000.000

7. Biaya

penyusutan

Rp

13.000.000

peralatan

produksi

Jumlah Rp

349.980.000

 

Selanjutnya diperoleh data mengenai perhitungan penentuan biaya menurut perusahaan untuk roti tawar dan roti manis yang dapat dilihat pada tabel 4 dan 5 dibawah ini :

Perhitungan Biaya Roti Tawar Menurut Perusahaan Tahun 2018

Keterangan Jumlah Biaya
Biaya Produksi
Biaya bahan baku Rp. 471.150.000
Biaya tenaga kerja Rp 156.000.000
Biaya          Overhead

Pabrik

Rp. 349.980.000
Total                Biaya

Produksi

Rp. 977.130.000
Jumlah produk yang

dihasilkan (unit)

144.000 unit
Total biaya per unit Rp. 6.786

 

Perhitungan Biaya Roti Manis Menurut Perusahaan Tahun 2018

Keterangan Jumlah Biaya
Biaya Produksi
Biaya bahan baku Rp. 471.150.000
Biaya tenaga kerja Rp 156.000.000
Biaya       Overhead

Pabrik

Rp. 349.980.000
Total             Biaya Produksi Rp. 977.130.000
Jumlah produk

yang dihasilkan (unit)

252.000 unit
Total    biaya    per unit Rp. 3.878

Tabel 4 dan 5 di atas merupakan perhitungan penentuan biaya produksi untuk roti tawar dan roti manis untuk tahun 2018, dimana diperoleh hasil untuk roti tawar total biaya per unitnya. sebesar Rp. 6.786 sedangkan untuk roti manis total biaya per unit sebesar Rp. 3.878.

Perhitungan Biaya Produksi Menggunakan Activity Based Costing

Dalam perhitungan biaya produksi dengan metode ABC, dilakukan langkah-langkah berikut  ini :

Mengidentifikasi aktivitas yang berkaitan dengan produksi pada.Tahapan   ini    dilakukan    untuk    mengetahui penyebab timbulnya biaya selama proses produksi pada Thania bakery yang mencakup aktivitas bahan penolong, biaya listrik dan bahan bakar (gas), biaya tenaga kerja tidak langsung (biaya sales), biaya telepon, biaya penyusutan peralatan produksi, dan pemeliharaan bangunan yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Klasifikasi Aktivitas dan Biaya Yang Terkait

aktifitas dan biaya

Berdasarkan tabel 6. diatas dapat dijelaskan

pengaklasifikasian biaya berdasarkan aktivitas:

1) aktivitas level unit yaitu jenis aktivitas yang dikonsumsi oleh fitur produk/jasa berdasarkan unit yang dihasilkan oleh aktivitas tersebut yang terdiri dari biaya bahan penolong, biaya listrik, biaya bahan bakar, biaya penyusutan peralatan produksi, dan biaya telepon;

2) aktivitas level batch yaitu aktivitas yang dikonsumsi oleh fitur produk/jasa berdasarkan jumlah batch produk yang diproduksi adalah biaya tenaga kerja tidak langsung; dan

3) aktivitas level fasilitas yaitu aktivitas yang dikonsumsi oleh produk/jasa berdasarkan fasilitas yang dinikmati oleh fitur produk yang diproduksi adalah biaya penyusutan bangunan.

  • Mengidentifikasi cost driver

Penentuan dan klasifikasi cost driver dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Penentuan Cost Driver

Aktivitas Level Aktivitas Cost

Driver

Biaya Bahan

Penolong

Aktivitas        Level Unit Jumlah Unit

Produksi

Biaya

Listrik

Aktivitas        Level

Unit

Jumlah

Kwh

Biaya Bahan

Bakar (Gas)

Aktivitas        Level Unit Jumlah Kg
Biaya Penyusutan

Peralatan Produksi

Aktivitas        Level Unit Jumlah Unit Produksi
Biaya Telepon Aktivitas        Level Unit Jumlah

Unit Produksi

Biaya Tenaga Kerja Tidak

Langsung

Aktivitas        Level Batch Jumlah Jam Kerja
Biaya

Penyusutan Bangunan

Aktivitas        Level Fasilitas Luas Area

Data Sekunder Yang Diolah, 2018 Tabel tersebut   menjelaskan identifikasi   cost

driver dari setiap aktivitas yaitu :

  1. aktivitas biaya bahan penolong didasarkan pada jumlah unit yang diproduksi, jika jumlah unit yang diproduksi meningkat maka akan diikuti oleh kenaikan biaya bahan penolong.
  2. aktivitas biaya tenaga kerja tidak langsung didasarkan pada jumlah jam kerja
  3. aktivitas biaya listrik dapat didasarkan pada jumlah unit yang diproduksi, karena semakin meningkat jumlah produksi maka akan diiringi dengan peningkatan biaya listrik.
  4. aktivitas biaya bahan bakar didasarkan pada banyaknya jumlah pemakaian gas (Kg), jika jumlah unit yang diproduksi meningkat maka akan diikuti oleh kenaikan biaya bahan bakar.
  5. aktivitas biaya penyusutan peralatan produksi didasarkan pada jumlah unit produk yang diproduksi.
  6. Aktivitas biaya telepon didasarkan pada jumlah unit produk yang diproduksi
  7. aktivitas biaya penyusutan bangunan didasarkan pada jumlah luas area yang digunakan selama proses produksi Sebelum melakukan perhitungan tarif per kelompok aktivitas, terlebih dahulu ditentukan biaya per aktivitas sesuai dengan penjelasan tabel di bawah ini:

Biaya Per Aktivitas Cost Pool I Pada Thania BakeryTahun 2018

Aktivitas Cost Driver Jumlah
Biaya Bahan Penolong Jumlah Produksi Unit Rp 181.260.000
Biaya Penyusutan

Peralatan Produksi

Jumlah Produksi Unit Rp 13.000.000
Biaya Telepon Jumlah Produksi Unit Rp 4.800.000
Total Rp

199.060.000

 

Tabel 9. Biaya Per Aktivitas Cost Pool II Pada Thania Bakery Tahun 2018

Aktivitas Cost Driver Jumlah
Biaya

Listrik

Jumlah Kwh Rp     8.400.000
Total Rp     8.400.000

Sumber : Data Sekunder Yang Diolah, 2018

Tabel 10. Biaya Per Aktivitas Cost Pool III Pada Thania Bakery Tahun 2018

Aktivitas Cost

Driver

Jumlah
Biaya     Bahan

Bakar (Gas)

Jumlah Kg Rp 101.520.000
Total Rp 101.520.000

Sumber : Data Sekunder Yang Diolah, 2018

Tabel 11. Biaya Per Aktivitas Cost Pool IV Pada Thania Bakery Tahun 2018

Aktivitas Cost Driver Jumlah
Biaya Tenaga

Kerja    Tidak Langsung

Jumlah Jam Kerja  

Rp 36.000.000

Total Rp 36.000.000

Sumber : Data Sekunder Yang Diolah, 2018

Tabel 12. Biaya Per Aktivitas Cost Pool V Pada Thania Bakery Tahun 2018

Aktivitas Cost

Driver

Jumlah
Biaya

Penyusutan Bangunan

Luas Area  

Rp     5.000.000

Total Rp     5.000.000

Sumber : Data Sekunder Yang Diolah, 2018

Daftar Cost Driver Pada Thania Bakery Tahun 2018

cost driver

Berdasarkan hasil pengelompokok sesuai

dengan tabel 9 sampai tabel 14di atas,dapat diketahui biaya per aktivitas untuk masing- masing cost pool. Selain itu cost driver untuk masing-masing cost pool dapat diketahui seperti jumlah unit produksi, jumlah Kwh, jumlah pemakaian gas (Kg), jumlah kerja dan juga luas area.

  • Menentukan tarif per unit cost driver

Menentukan tarif per unit per kelompok aktivitas dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :

Tarif Kelompok = Total biaya aktivitas


Total Cost Driver

Berikut ini merupakan perhitungan tarif per kelompok aktivitas roti tawar dan roti manis :

Tabel 14. Tarif Per Unit

tarif

BOP = Tarif Kelompok x jumlah konsumsi tiap produk

Setelah biaya overhead dibebankan pada produk, maka penentuan harga pokok untuk kedua jenis roti dapat diketahui sebagai berikut :

Tabel 15. Harga Pokok Roti Tawar

roti tawar

Tabel 16. Harga Pokok Roti Manis

 

roti manis

 

Pembahasan

Berdasarkan  hasil perhitungan sesuai dengan analisis data  yang  telah dilakukan  diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan harga pokok produksi roti baik itu untuk roti manis maupun roti tawar pada Thania Bakery tahun 2018, menggunakan metode activity based cosed costing dengan metode yang digunakan perusahaan selama ini. Hasil perhitungan harga pokok produksi roti manis dengan activity based costing sebesar Rp 3.412/unit lebih rendah dibandingkan dengan harga pokok produksi yang ditentukan oleh perusahaan yaitu Rp 3.878 /unit. Begitu juga dengan roti tawar diperoleh hasil perhitungan harga pokok produksi sebesar Rp 5.171/unit menggunakan activity based costing lebih rendah bila dibandingkan dengan metode perusahaan yaitu Rp 6.786 /unit. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Caroline dan Wokas (2016), Gowardy dan Handi (2015) dan Penelitian Satria (2017), bahwa penerapan metode ABC dalam penentuan harga pokok produksi ternyata mampu menghilangkan efek distorsi biaya yang selama ini terjadi. Hal tersebut menunjukkan bahwa dengan metode ABC mampu mengalokasikan biaya-biaya berdasarkan aktivitas yang dikonsumsi oleh masing-masing produk. Dengan demikian, perusahaan dapat menentukan kebijakan yang tepat dalam penentuan harga jual baik itu untuk roti manis maupun roti tawar.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *